«

»

May 02

Tips Ujian Skripsi

Seringkali ujian skripsi menjadi ‘momok’ bagi mahasiswa…ketakutan menghadapi sidang skripsi bahkan bisa menjadi penyebab mangkraknya kelulusan mahasiswa…padahal, ujian skripsi tidak lebih dari proses konfirmasi dari penyusunan skripsi yang sudah Anda lakukan…jadi, kalo memang Anda telah menyusun skripsi sendiri, maka Anda pasti tahu dari A sampai Z isi skripsi Anda…..

Kunci utamanya adalah: JUJUR lah waktu menyusun skripsi…kerjakan sendiri…jangan plagiat…dan jangan skripsi pesanan….

Berikut ini saya tuliskan beberapa tips ujian skripsi (pengalaman pribadi, baik sebagai mahasiswa yang diuji maupun sebagai penguji):

  1. Paling penting tentu saja kuasai betul skripsi Anda, mulai dari isunya, teori2nya, metodologinya, dan data2 serta hasilnya.
  2. Belajar dan berdo’alah…minta kepada ALLAH keputusan terbaik buat Anda….karena sunggu DIA yang paling tahu mana yang terbaik.
  3. Jangan grogi
  4. Istirahat yang cukup pada malam hari sebelum ujian, jangan belajar mpe terlalu malam, karena itu akan membuat Anda tampak lusuh waktu ujian
  5. Kenali calon dosen penguji Anda. pahami keahlian dasar/utama sang dosen penguji. hal ini penting, karena kadangkala, kalo dosen penguji tidak paham dengan skripsi Anda, maka beliau akan menanyakan hal2 yang di luar skripsi…dan itu pasti terkait bidang/konsentrasi yang beliau kuasi.
  6. Pelajari materi yang terkait dengan bidang ilmu calon dosen penguji
  7. Pada saat ujian, tampillah tenang….meyakinkan…jangan gagap (kayak Aziz! :D)
  8. Jangan menjawab pertanyaan dari penguji jika beliau belum selesai bertanya.
  9. Pastikan Anda paham arah pertanyaan dosen penguji. Jika tidak paham, konfirmasikan kepada beliau, tetapi jangan bilang: “tolong diulang pertanyaan Bapak/Ibu”….itu tidak sopan!
  10. Jawab pertanyaan “seperlunya” saja dan to the point. jangan terlalu banyak ngelantur dan jangan panjang lebar. karena logikanya: kalo orang paham atas sesuatu, maka dia akan langsung menjawab ke arah pertanyaan. Jika muter2, itu tanda2 tidak paham
  11. Jika penguji bilang, ada konsep yang salah dengan skripsi Anda…konfirmasikan dahulu pemahaman Anda kepada beliau. Jika mentok, jangan bilang: “ini disuruh pembimbing A”.
  12. Di akhir sesi ujian, jangan lupa bilang terima kasih dan bersalaman dengan pembimbing dan penguji…ciptakan kesan sopan dan tawadzu’ untuk mempengaruhi emosional penguji sebelum memberikan nilai.

Pada akhirnya, ketika hasil ujian diumumkan…siapkan mental sebaik2nya. Tanamkan keyakinan: bahwa Allah tidak akan memberikan ‘beban’ melebihi kapasitas hamba-NYA. jadi kalaupun Anda tidak lulus, maka pasti Allah tahu bahwa Anda akan mampu menghadapinya…dan bisa jadi itu lebih baik bagi ALlah…karena kadangkala kita mencintai/mengharapkan sesuatu, padahal ia tidak baik bagi kita…dan kadangkala kita membenci sesuatu, padahal ia lebih baik bagi kita (menurut Allah)…… ‘asaa an tuhibbu syaian wa huwa syarrun lakum…wa ‘asaa an takrohuu syaian wahuwa khoirun laku….

Semoga bermanfaat……

Random Posts

Loading…

Did you like this? Share it: