«

»

Mar 28

VAIC: Studi Mavridis (2004)

Mavridis (2004) menggunakan VAIC™ sebagai instrumen untuk mengukur kinerja intellectual capital perusahaan di sektor perbankan di Jepang. Dalam penelitian ini, Mavridis menggunakan VAIC™ untuk melakukan perangkingan terhadap 141 bank yang terdiri dari: city banks (9 bank), regional banks (64 bank),  members of the second association of regional banks (57 bank), trust banks (8 bank), dan long-term credit banks (3 bank). Menurutnya, sektor perbankan dipilih karena:

  1. Data yang dibutuhkan tersedia pada laporan-laporan yang dipublikasikan (neraca, laba rugi);
  2. Bisnis di sektor perbankan secara intelektual lebih intensif (intellectually intensive); dan
  3. Keseluruhan staf di sektor perbankan secara intelektual lebih homogen.

Hasil perhitungan dengan menggunakan VAIC™ kemudian disebut sebagai Business Performance Indicator (BPI). Dalam konteks ini, kinerja bank  dikelompokkan dalam 4 (empat) kategori, yaitu:

(1)  “Top ten performers” (BPI-1) mencakup 10 bank dengan nilai BPI 2.02 sampai dengan 7.48.

(2)  “Good performers” (BPI-2) mencakup 91 bank dengan nilai BPI antara 1.04 sampai dengan 1.97.

(3)  “Common performers” (BPI-3) mencakup 21 perusahaan dengan nilai BPI antara 0.03 sampai dengan 0.97.

(4) “Bad performers” (BPI-4) meliputi 18 perusahaan terakhir dengan nilai BPI negatif antara -20.13 sampai dengan -28.47.

Oroginal article by Mavridis dapat Anda peroleh disini!!

Baca ringkasan penelitian ini dan penelitian lainnya tentang  INTELLECTUAL CAPITAL di buku: Intellectual Capital; Konsep dan Kajian Empiris (Graha Ilmu, 2009)

Random Posts

Loading…

Did you like this? Share it: