«

»

Mar 19

Skripsi: “Daftar Pustaka”

PRINSIP: cantumkan semua referensi yang dirujuk (Bab 1-5). Jangan cantumkan yang tidak dirujuk!!

Penulisan daftar pustaka mengacu pada sistem HARVARD (nama, tahun) dengan pemisah tanda titik (.). atau Vancouver (tergantung gaya selingkung yang dianut oleh Fakultas Anda).

CONTOH PENULISAN DAFTAR PUSTAKA (HARVARD STYLE)

Buller, H. and K. Hoggart. 1994a. ‘New drugs for acute respiratory distress syndrome’, New England Journal of Medicine, vol. 337, no. 6, pp. 435-439.

Buller, H. and K. Hoggart. 1994b. ‘The social integration of British home owners into French rural communities’, Journal of Rural Studies, 10, 2, 197–210.

Grinspoon, L. & J.B. Bakalar. 1993. Marijuana: the forbidden medicine, Yale University Press, London.

Sveiby, K.E. 2001. “Method for measuring intangible assets”. available online at: www.sveiby.com/articles(accessed December 2006)

Ulum, I. 2009. Intellectual Capital; Konsep dan Kajian Empiris. PT. Graha Ilmu. Yogyakarta.

CONTOH PERUJUKAN SUMBER PUSTAKA (HARVARD STYLE)

Bontis et al. (2000) menyatakan bahwa secara umum, para peneliti mengidentifikasi tiga konstruk utama dari IC, yaitu: human capital (HC), structural capital (SC), dan customer capital (CC). Secara sederhana HC merepresentasikan individual knowledge stock suatu organisasi yang direpresentasikan oleh karyawannya. Lebih lajut Bontis menyatakan bahwa HC merupakan kombinasi dari genetic inheritance; education; experience, and attitude tentang kehidupan dan bisnis .

Sejak tahun 1990-an, perhatian terhadap praktik pengelolaan aset tidak berwujud (intangible asset) telah meningkat secara dramatis (Harrison dan Sullivan, 2000). Salah satu pendekatan yang digunakan dalam penilaian dan pengukuran intangible asset tersebut adalah intellectual capital (IC) yang telah menjadi fokus perhatian dalam berbagai bidang, baik manajemen, teknologi informasi, sosiologi, maupun akuntansi (Petty dan Guthrie, 2000; Sullivan dan Sullivan, 2000).

CONTOH PENULISAN DAFTAR PUSTAKA (SISTEM VANCOUVER-AUTHOR NUMBER STYLE)

(1) Prabowo GJ and Priyanto E. New drugs for acute respiratory  distress syndrome due to avian virus. N Ind J Med. 2005;337:435-9.

(2) Grinspoon L, Bakalar JB. Marijuana: the forbidden medicine. London: Yale University Press; 1993.

(3) Feinberg TE, Farah MJ, editors. Behavioural neurology and neuropsychology. 2nd ed. New York: McGraw-Hill; 1997.

(4) Grimes EW. A use of freeze-dried bone in Endodontics. J Endod 1994; 20: 355-6.

(6) Salim S. Pengaruh humiditas dan waktu penyimpanan serta cara curing terhadap sifat fisik, kimia dan mekanik akrilik basis gigi tiruan. Disertasi. Surabaya: Pascasarjana Universitas Airlangga; 1995. h. 8-21.

Contoh melakukan perujukan sumber pustaka dalam naskah tulisan (VANCOUVER):

“Uraian tentang dampak dari meluasnya flu burung telah disampaikan oleh penulis dalam publikasi yang lain (1). Beberapa penulis lain juga telah membahas secara luas terkait dengan masalah sosial yang berkaitan dengan fenomena tersebut, terutama Lane (2,3) dan Lewis (4). Hasil penelitian dari beberapa sumber menunjukkan bahwa penggunaan obat flu konvensional dalam kasus flu burung dapat berakibat fatal (1,4,5) bahkan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kematian mendadak (3,6).

—ooOoo—

Random Posts

Loading…

Did you like this? Share it: