May 25

KONSTRUKSI MODEL PENGUKURAN KINERJA DAN KERANGKA KERJA PENGUNGKAPAN MODAL INTELEKTUAL

Sitasi:

Ulum, I., I. Ghozali,, dan A. Purwanto, 2014, “Konstruksi Model Pengukuran Kinerja dan Kerangka Kerja Pengungkapan Modal Intelektual”, JAMAL (Jurnal Akuntansi Multiparadigma), Vol. 5 No. 3, pp. 380-392.

Abstract:

The purposes of this study are: firts, to construct performance measurement model and intellectual capital disclosure (ICD) framework. Second, to investigate the role of Intellectual Capital Disclosure (ICD) in the relationship between Modified VAIC (MVAIC) and market capitalization (MCAP).MVAIC is a comprehensive model to measure Intellectual Capital Performance (ICP) based on Value Added Intellectual Coefficient (VAIC™).Data was drawn from Indonesian banking sectors listed in BEI for three years, 2006, 2009, and 2012. WarpPLS 3.0 was used as analytical tool. The findings indicated that ICD did not mediate the relationship between MVAIC and MCAP. The highest performance of IC, the lowest information on IC was disclosed. In the perspective of signaling theory, ICD is a good signal to the market.

Kata kunci: Kinerja modal intelektual, Pengungkapan modal intelektual, Modified Value Added Intellectual Coefficient (MVAIC), WarpPLS 3.0

 

nih full papernya… http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=1635&preview=true

Did you like this? Share it:

May 25

Mengerek Perekonomian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal

Pengantar

            Pasca pelaksanaan pemilukada serentak 9 Desember 2015 lalu, kini para pemenang di 9 provinsi, 223 kabupaten, dan 36 kota di seluruh Indonesia harus mulai fokus pada pemenuhan janji-janji kampanye mereka. Tidak peduli darimana mereka berasal: apakah dari (gabungan) partai politik ataupun dari perseorangan.

            Persoalan paling mendasar yang ditunggu oleh masyarakat adalah pemberdayaan ekonomi, bukan hanya pertumbuhan! Paradigma pembangunan ekonomi selama era orde baru yang mengedepankan pertumbuhan ketimbang pemberdayaan dan pemerataan, terbukti telah melahirkan ketimpangan di banyak aspek. Puncaknya, ketika krisis ekonomi (dan moneter) melanda dunia, perekonomian kitapun terpuruk paling parah dibandingkan negara-negara tetangga.

Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:

May 25

Intellectual Capital Disclosure; Suatu Analisis dengan Four Way Numerical Coding System

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengungkapan Modal Intelektual (ICD) praktik perusahaan perbankan di Indonesia. Kerangka IC yang digunakan dalam penelitian ini merupakan modifikasi dari IFAC (1998) dan Guthrie et al. (1999) dengan nomor Peraturan Bapepam-LK: Kep-431 / BL / 2012. Data diambil dari perusahaan perbankan Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tiga tahun, 2006, 2009, dan 2012. Sampel terdiri dari 64 bank. Analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan pembobotan / scoring antara 0-3, mengacu pada ‘four way numerical coding system’.

Secara keseluruhan, jumlah ICD dalam laporan tahunan meningkat dari tahun 2006, 2009, dan 2012 kecuali untuk komponen modal relasional (RC) yang mengalami fluktuasi. Dilihat dari bobot pengungkapan yang dianalisis dengan ‘four way numerical coding system’, tampak bahwa sebagian besar informasi IC diungkapkan dalam bentuk narasi.

Kata Kunci: Pengungkapan Modal Intelektual, four way numerical coding system, Perusahaan Perbankan Indonesia.

 

Selengkapnya… sila unduh http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=1629&preview=true

Did you like this? Share it:

May 25

Akuntansi (Sektor) Publik

 

Puji syukur yangsektor 2 teramat dalam kami haturkan ke hadirat Allah SWT. atas percikan kasih dan limpahan rahmat, taufiq, hidayah, dan ma’unah-Nya sehingga buku “Akuntansi (Sektor) Publik” ini dapat terselesaikan. Sungguh tiada daya dan upaya sedikitpun tanpa pertolongan dan kehendak-Nya. Tiada kekuatan dan kemampuan untuk melewati setiap bab dalam buku ini tanpa hidayah dan ma’unah-Nya.

Selanjutnya, do’a sholawat dan salam ta’dzim semoga senantiasa melimpah ke pangkuan Nabi Agung Muhammad SAW., Rasul akhir zaman, penutup para Nabi, pendobrak kebekuan tauhid, pelindung anak yatim, revolusioner sejati dalam memperjuangkan kesetaraan gender, uswatun hasanah di tengah kebobrokan akhlak. Beliaulah Rasul yang kemuliaan akhlaknya dibicarakan para malaikat dan dipuji oleh Allah SWT. Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:

May 25

Metodologi Penelitian Akuntansi

IMG-20160203-WA0007

Sebuah kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi kami, bahwa buku edisi 2 ini akhirnya bisa dihadirkan dengan sejumlah perubahan dan tambahan kajian yang cukup signifikan. Beberapa bab baru yang dihadirkan di edisi ini antara lain tentang hakekat penelitian akuntansi, pemisahan bahasan antara penelitian survei dan studi kasus, bahasan tentang naskah publikasi dan publikasi karya ilmiah.

Selain itu, di edisi 2 ini disajikan dua kutub besar pendekatan penelitian (akuntansi), yaitu penelitian survei dan penelitian studi kasus. Masing-masing pendekatan diuraikan secara sangat detil mulai dari bagaimana menyusun latar belakang penelitian hingga menyajikan dan mendiskusikan hasil penelitian. Untuk memudahkan dalam memahami kedua pendekatan tersebut, penyajian dalam buku ini dibuat terpisah dalam dua bagian.

Buku ini memang secara eksplisit tertulis ditujukan untuk mahasiswa S1 dalam menyusun tugas akhirnya (skripsi). Namun dalam beberapa bagian, topik-topik di buku ini juga cukup relevan untuk dijadikan sebagai salah satu sumber referensi bagi mahasiswa S2. Misalnya, tentang bagaimana menemukan ide penelitian, tentang teori-teori mainstream dalam penelitian akuntansi, serta beberapa pedoman tata tulis karya ilmiah. Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:

Apr 14

Intellectual Capital Disclosure framework, khas Indonesia

ICD, scale, and cummulative score

Did you like this? Share it:

Apr 14

TANAH BENGKOK; hasilnya hak siapa?

Topik seminar nasional dalam Temu tahunan FDASP 2015 kali ini adalah ‘Menuju Desa Mandiri dan Kredibel melalui Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel’. Dr. Ihyaul Ulum, SE., M.Si., Ak., CA yang tampil pada sesi panel pertama mengkritisi sejumlah regulasi tentang dana desa yang tidak konsisten.

Dalam paparan singkatnya, dosen Akuntansi Sektor Publik dari Universitas Muhammadiyah Malang ini mengutip pasal 71-72 UU No. 6 tahun 2014 yang mengatur tentang keuangan desa. Pasal 72 menyebutkan bahwa sumber pendapatan asli desa bisa berasal dari hasil usaha, hasil aset, swadaya dan partisipasi, gotong royong, dan lain-lain pendapatan asli Desa. Penjelasan pasal 72 ayat (1) a dengan sangat jelas menyebut bahwa yang dimaksud dengan ‘hasil usaha’ desa adalah hasil dari BUM Desa dan tanah bengkok.

Namun, terang dosen yang akrab disapa cak Ulum ini, regulasi turunan dari UU ini agak berbeda. Pasal 9 dari Permendagri No. 113 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa menyebutkan bahwa hasil usaha yang dimaksud dalam pasal 72 UU No. 6/2014 adalah hasil Bumdes dan tanah kas desa. Permendagri ini tidak lagi menyebut tanah bengkok sebagai sumber pendapatan desa.,“bagaimana bisa Permen melawan UU!!” tuturnya.

Memahami pasal 72 UU No. 6/2014, harusnya hasil pengelolaan tanah bengkok masuk sebagai sumber pendapatan desa dan menjadi salah satu komponen dari APBDesa, tidak dibagi-bagi untuk perangkat desa. Kebiasaan peraturan-peraturan di bawah yang ‘melawan’ regulasi di atasnya ini tidak baik. “ini kebiasaan buruk yang tidak boleh dilanjutkan. Masak PP No. 60 tahun 2014 mau direvisi dengan PMK, opo maneh iki?! Tutur dosen asal Lamongan ini (cak).

 

repost dari: http://www.fdasp.org/temu-nasional-fdasp-2015-hasil-tanah-bengkok-milik-siapa/

 

Did you like this? Share it:

Sep 07

Extended VAIC Plus (EVAIC+); a Comprehensive Measurement Model of Intellectual Capital Performance

Extended VAIC Plus (EVAIC+); a Comprehensive Measurement Model of Intellectual Capital Performance

Ihyaul Ulum

Ph.D student of Diponegoro University, Semarang

Lecturer of Accounting Department, University of Muhammadiyah Malang

Abstract

In the intellectual capital (IC) literature, the term of Value Added Intellectual Coefficient (VAIC) proposed by Pulic (1999, 2000) is very popular. VAIC is used to measure the performance of IC. VAIC not measure IC it self. Sometimes, IC is called as bussines performance indicator (BPI). This paper sets out to extend the VAIC model based on the international literature on IC, which then call as Extended VAIC Plus (EVAIC+). This model combine the value added formulation of Riahi-Belkaoui (2003) and extended VAIC model of Nazari and Herremans (2007). EVAIC+ add the third componen of IC which is not include in the VAIC model, ie. customer capital efficiency (CCE). Otherwise, EVAIC+ placed structural capital (SC) as an independent component, not a part of human capital (HC) as in the Pulic’s model.

Keywords: Intellectual capital performance, VAIC, extended VAIC, EVAIC+

Citation: Ulum, 2014. “Extended VAIC Plus (EVAIC+); a Comprehensive Measurement Model of Intellectual Capital Performance”. Proceeding 1st International Conference on Future Business and Innovations, 17 July 2014. University of Muhammadiyah, Malang.

#Best Presenter
Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:

Aug 12

Testimoni tentang software EndNote

“EndNote adalah cara cerdas bagi peneliti untuk mengelola referensi yang digunakan dalam penulisan akademik. EndNote memungkinkan peneliti untuk membuat data base referensi yang memudahkan peneliti dalam melakukan quotation. Akan sangat rugi, jika peneliti tidak memanfaatkan EndNote dalam menulis karya ilmiahnya.” (Anis Chariri, M.Com., Ph.D., Akt., Pembantu Dekan I FEB Undip Semarang).

“Saya menyesal banget baru belajar EndNote di tahun ketiga PhD saya. Tahun pertama saya malas belajar dan pakai cara manual. Ketika sudah mengenal EndNote baru menyadari betapa menulis karya ilmiah bisa jauh lebih mudah dan menyenangkan. Saya menggunakan buku pak Ihyaul Ulum edisi pertama ketika belajar EndNote. Sampai saya bawa ke UK bukunya.” (Ersa Tri Wahyuni, dosen Unpad Bandung, Ph.D student at Manchester Business Schools, UK).

“EndNote memberikan kontribusi yang signifikan ketika saya menulis paper untuk jurnal-jurnal internasional. Hanya dengan “one-click” saya dengan mudah bisa mengikuti gaya referensi yang disyaratkan Emerald, Wiley, atau publisher lainnya.” (Faisal, Ph.D., alumni  School of Accounting-Curtin University Australia, dosen FEB Undip Semarang).

“Buku yang luar biasa. Mas Ulum berhasil menyadarkan saya akan pentingnya pengelolaan sitasi dan cara smart dalam mengutip referensi. Memudahkan saya dalam international call paper dan publikasi internasional.” (Lalu Edy Herman M., kandidat Doktor, dosen FE Universitas Mataram). Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:

Aug 12

Enjoy mengelola Sitadi dan Bibliografi dengan EndNote X7

Sx7 3alah satu kesulitan terbesar mahasiswa dan peneliti dalam menulis adalah bagaimana melakukan sitasi dengan baik dan benar ser
ta bagaimana menyusun daftar rujukan dengan baik dan benar pada saat menyusun skripsi, tesis dan disertasi maupun penulisan artikel lainnya. Buku ini disajikan dalam bahasa Indonesia yang baik dengan tujuan yang sangat mulia yaitu membantu kita memahami untuk kemudian terampil menggunakan software EndNote yang sangat populer sebagai software sitasi dan referensi yang baik.

Saya berkenalan dengan software ini pada tahun 1998 pada saat menyelesaikan disertasi saya di Australia. Dari pengalaman itu saya merasa software ini sangat berguna untuk membantu peneliti menulis dengan baik sitasi yang disajikan dalam naskah serta daftar referensi yang disajikan di bagian akhir karya ilmiahnya. Oleh karena itu sejak saya menjadi Ketua Program Doktor di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, saya mewajibkan semua mahasiswa menulis disertasinya dengan menggunakan tehnik sitasi dan referensi EndNote ini, sehingga terhindar dari berbagai kesalahan sitasi dan referensi.

Beberapa manfaat dasar yang diperoleh dengan tehnik  sitasi dan referensi yang baik adalah pertama penulis akan terhindar dari kesalahan menulis nama dan tehnik menyitir nama dalam karya ilmiahnya, yang kedua tidak mungkin terjadi kesalahan dalam menyusun daftar referensi, karena software ini secara otomatis akan menyusunkan daftar referen
si yang lengkap sesuai dengan style yang dipilih. Manfaat yang ketiga adalah penulis akan bekerja sangat efisien dalam proses telaah pustakanya sebab pada saat yang sama ia dapat melakukan “pemetikan makna dari sebaris alinea atau sub bab” secara langsung dari sumber aslinya yang tersedia dalam “jendela EndNote” sehingga pembahasan dapat dilakukan dengan lebih baik.

Terima kasih dan proficiat kepada saudara kita Ihyaul Ulum, Kandidat Doktor Ilmu Akuntasi di Program Pascasarjana Strata Tiga  Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip yang telah bersusah payah menyiapakan buku ini yang saya yakin sangat bermanfaat bagi kita semua. Harapan kami semua buku ini memberi manfaat dan memberi makna pada karya ilmiah kita.

Prof. Augusty Tae Ferdinand, DBA.

Ketua Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro

Did you like this? Share it:

Older posts «